Showing posts with label dunia bola. Show all posts
Showing posts with label dunia bola. Show all posts

Thursday, December 30, 2010

Kicauan Twitter pemain TIMNAS setelah Pertandingan Final di GBK


IrfanBachdim10Irfan Bachdim


bepe20
Bambang Pamungkas


hamkahamzah23
hamka hamzah



arifsuyono
Arif suyono


Bustomi_19
AB 19



sumber: kaskus.us

Tuesday, December 28, 2010

Chlor Etil,Obat Semprot Untuk Meredakan Cedera Pemain Bola

http://i718.photobucket.com/albums/ww183/imanpatrick/Spray.jpg


Para penggemar sepakbola tentu sering menyaksikan pemain yang cedera mendapat semprotan obat. Lalu, beberapa saat kemudian pemain itu sudah bisa berlari kembali mengejar bola. Sebenarnya sehebat apa sih obat spray itu?

“Obat semprot itu merupakan chlor etil, bahan kimia yang pada saat bersentuhan dengan kulit menimbulkan reaksi dingin. Rasa dingin itu dipakai sebagai pereda sakit, namun sebenarnya juga berfungsi untuk menghentikan perdarahan,” kata dr.Michael Triangto, Sp.OK dari RS Mitra Kemayoran Jakarta.

Selain dalam dunia olahraga, pereda nyeri spray itu juga dipakai oleh dokter gigi dan dokter bedah. Para dokter gigi sering memakai obat itu untuk mengurangi perdarahan saat mencabut gigi susu yang akar giginya belum terlalu dalam.

Sedangkan dokter bedah menggunakan obat ini untuk memanipulasi agar bisa dilakukan tindakan, misalnya mengobati abses yang cukup matang namun tidak bisa disuntik.

Menurut dr.Michael, penggunaan chlor etil merupakan bagian dari penanganan cedera yang disebut RICE (Rest, Ice, Compression dan Elevation). “Ice atau kompres dingin hanyalah salah satu faktor karena sifatnya urgent. Setelah pertandingan, tiga faktor lainnya dilakukan, yakni pemain harus beristirahat, bagian yang cedera dibebat dan menaikkan bagian tubuh yang cedera lebih tinggi untuk mengurangi nyeri dan bengkak,” katanya.

Pada atlet, penanganan cedera juga ditambah dengan obat-obatan, fisioterapi, serta sport teraphy untuk penguatan otot-otot dan peregangan agar ototnya kembali lentur.

sumber: www.kaskus.us

Ini Dia Rajagobal = Raja GOL pake Laser!



Rajagobal begitu histeris menyambut kemenangan Malaysia. Tim jiran itu sukses memanfaatkan situasi error tim garuda, sesaat setelah diteror laser gun. Sukses Rajagobal, RajaLaser! Selamat nikmati Jakarta!



sumber :http://www.inilah.com/visualeditorial/

Monday, December 27, 2010

Sunday, December 26, 2010

Rajagobal: Agresif, Kunci Kemenangan Malaysia

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1091152.jpg

INILAH.COM, Kuala Lumpur - Usai berhasil mengandaskan perlawanan Indonesia dengan tiga gol tanpa balas, pelatih Malaysia K. Rajagobal optimistis menatap laga leg kedua pada 26 Desember nanti.

Indonesia secara mengejutkan takluk secara memalukan dari tuan rumah Malaysia tiga gol tanpa balas di leg pertama babak final Piala AFF Suzuki Cup 2010 tadi malam. Mohd Safee mohd Sali berhasil menjadi pahlawan bagi kubu tim Harimau Melayu dengan mencetak dua gol. Sementara, satu gol Malaysia lainnya dicetak Mohd Ashaari Shamsuddin.

Pertandingan sempat terhenti sekitar 10 menit di awal babak kedua akibat insiden sinar laser yang disorotkan pendukung Malaysia kearah penjaga gawang Indonesia, Markus Harison. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap tak berubah 3-0 untuk keunggulan Malaysia.

Ini merupakan kekalahan pertama tim Garuda di ajang Piala AFF kali ini. Terkait hal itu, pelatih Rajagobal mengaku bangga dengan mental bertanding yang ditunjukkan anak-anak asuhnya dalam pertandingan tadi malam. Pelatih 54 tahun itu juga merasa optimistis menatap laga leg kedua di Gelora Bung Karno 29 Desember nanti.

“Saya sangat optimistis kami akan dapat memenangkan pertandingan ini. Dengan penampilan tandang pertama Indonesia, saya ingin tahu bagaimana cara mereka keluar dari tekanan,” tuturnya seperti dilansir Newsstraitstimes.

“Hal yang kami rasakan saat di Jakarta kini juga dirasakan oleh mereka. Mereka membuat kesalahan ketika kami memberikan tekanan. Setelah kami berhasil mencetak gol pertama, lalu gol kedua dan ketiga datang.”

“Di babak pertama, kami terlalu ceroboh sehingga gagal memanfaatkan beberapa peluang.”

Rajagobal juga yakin permaian agresif yang ditunjukkan tim besutannya adalah kunci kemenangan Malaysia atas Indonesia dalam pertandingan final tadi malam.

“Di babak kedua, saya meminta tim untuk bermain lebih agresif jika ingin membuat gol dan membuka harapan di leg kedua nanti.”

“Kami bermain sangat baik sekali dan berhasil mencetak tiga gol. Namun, semua ini belumlah selesai karena kami masih punya satu pertandingan lagi yang harus dijalani,” pungkasnya.

Kekalahan ini membuat peluang Indonesia menjuarai Piala AFF kali ini kian berat. Pasalnya, tim merah putih harus berhasil menang dengan marjin gol empat di leg kedua nanti jika ingin memboyong gelar juara Piala AFF Suzuki Cup 2010.

Irfan Bachdim Tetap Positive Thinking

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1090992.jpg

INILAH.COM, Jakarta – Pagi ini, seluruh penukung Tim Nasional Indonesia bangun dan teringat kekalahan atas Malaysia tadi malam (26/12/2010). Striker Irfan Bachdim menghimbau agar segera melupakannya.
Atmosfer Stadion Bukit Jalil cukup membuat mental para pemain arahan Alfred Riedl runtuh. Terlepas dari laser para suporter tuan rumah, Firman Utina cs bermain di bawah form terbaiknya, apalagi setelah pertandingan sempat dihentikan.
Jelas, tadi malam merupakan kekalahan menyakitkan. Namun, Bachdim mengajak pendukung Merah Putih tetap berpikir positif.
“Mari lupakan kemarin dan berbuat hal benar di Jakarta,” kata Bachdim dalam Twitter-nya.
Yang dimaksud pemain jebolan akademi Ajax Amsterdam tersebut tentu final leg kedua yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010) mendatang.

Ahmad Bustomi: Makanya Jangan Takabur!

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1091002.jpg


INILAH.COM, Jakarta – Gelandang bertahan tim nasional Indonesia Ahmad Bustomi memandang kegagalan di leg pertama final Piala AFF 2010 tadi malam sebagai teguran berarti dari Yang Maha Kuasa.
Ketika berhasil mengalahkan Thailand di pertandingan terakhir Grup A, fans Merah Putih tak segan-segan menumpahkan euforianya. Banyak bermunculan pecinta bola baru begitu terlena dengan pencapaian tersebut.
Tapi itu belum apa-apa, setelah memastikan tiket final usai menyingkirkan Filipina, gegap-gempita seputar timnas lebih terasa. Pelatih Alfred Riedl sampai mengaku ada gangguan dari media dan federasi, terkait wawancara di pesawat dan kegiatan-kegiatan tidak penting seperti ke rumah Aburizal Bakrie untuk berdoa.
“Sebuah tamparan dari Allah untuk kita semua,” tegas Ahmad dalam situs resmi Twitter-nya pagi ini (27/12/2010).
“Kita belum juara apa-apa, tapi sudah banyak yang takabur,” tambah pemain Arema berusia 25 tersebut.
Final leg kedua berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12). Beban berat dipastikan ada di pundak Firman Utina cs karena untuk sementara kalah agregat 3-0. [nic]

Ribuan Pendukung Timnas Sudah Padati Bukit Jalil

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1090392.jpg


Kuala Lumpur - Ribuan pendukung Timnas Indonesia mulai memadati stadion Bukti Jalil, Kuala Lumpur. Sebagian dari mereka bahkan sudah berada di dalam stadion meskipun pertandingan akan dilangsungkan pukul 20.00 waktu setempat.

Teriakan dan yel-yel dari pendukung Indonesia juga mulai menggema di stadion. Mereka duduk tertib menantikan pertandingan. Sebuah bendera Merah Putih dalam ukuran besar terlihat amat mencolok di dalam stadion.

Sementara itu, di luar stadion, pendukung Indonesia dan Malaysia terus berdatangan. Mereka datang dengan berbagai atribut dan aneka kemeriahan. Jumlah pendukung Timnas Indonesia mampu mengimbangi jumlah pendukung Malaysia bahkan warna merah terlihat cukup dominan.

Saat berita ini diturunkan, sejumlah menteri dan pejabat Indonesia dikabarkan tengan dalam perjalanan menuju stadion. Mereka menumpang bus menuju stadion Bukit Jalil. [tjs]




sumber :http://bola.inilah.com/read/detail/1090392/ribuan-pendukung-timnas-sudah-padati-bukit-jalil

Wednesday, December 22, 2010

10 Stadion Sepakbola Terbaik dan Termegah di Dunia

10. Estadio Azteca, Mexico City, Mexico
Stadion ini menjadi saksi sejarah Piala Dunia tahun 1970 dan 1986. Di lapangan sepakbola ini, Pele pernah menunjukkan kepiawaiannya mengocok bola dan mengecoh lawan. Pele berhasil membawa Brazil menjadi juara Piala Dunia 1970, dengan mengalahkan Italia 4-1. Tahun 1986, Diego Maradona menampilkan salah satu permainan terbaiknya. Saat itu, Argentina berhasil melibas Jerman.

http://crapitolio.com/wp-content/uploads/2008/07/estadio%20azteca.jpg 
9. Nou Camp, Barcelona, Spanyol

Lapangan ini berdiri pada 1957 dengan menghabiskan dana AS$3 juta. Nou Camp adalah lapangan sepakbola terbesar di Eropa, dengan kapasitas 120.000 penonton dan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 1982.

http://www.onlineticketexpress.com/images/event_images/Barcelona%20Camp%20nou%20Staldium.jpg 

8. Old Trafford, Manchester, Inggris

Ini adalah salah satu stadion yang tak pernah luput dari huru-hara. Oleh sebab itu, jangan heran bila pada hari H pertandingan, aparat polisi mengelilingi seluruh penjuru stadion ini. Maklum saja, dari 68.000 tempat duduk yang tersedia, hanya 3.000 kursi yang disediakan untuk supporter lawan. Alhasil, mereka yang tak kebagian tempat duduk, banyak yang kecewa dan melampiaskannya dengan marah-marah. Jangan heran kalau MU selalu menang bila bertanding disini.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsWSVj246Ra2N6Ybsvh4L5D1z30zU5wYrczMVBPlJiHsFWYzYaEVJNc4iJFrsuzQTi1L6ynjMnDccRpgxtHwn9KoAb-cvm-OpuPPDL8CImQtiW5-ekljJ9aDs83HY7XrMQn0qA7kmawXs/s640/oldtrafford2.jpg 

7. Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol

Real Madrid adalah satu dari kesebelasan sepakbola tertua di Eropa. Walau sudah terbentuk sejak 1902, tapi Real Madrid belum memiliki "kandang" sendiri sampai akhirnya lahir Stadion Chamartin 1924. Sayang, Chamartin hancur akibat perang sipil Spanyol, dan pemerintah setempat kemudian mendirikan Santiago Bernabeu di atas tanah tersebut pada 1947. Stadion ini menjadi tempat diselenggarakannya final Piala Dunia 1982. Kini, stadion ini sedang dimodifikasi dan diharapkan selesai pada 2005. Renovasinya dilakukan secara besar-besaran, tapi tak akan mengurangi keunikan dan sejarah yang telah dibuat.

http://www.football90.net/data/media/22/santiago-bernabeu.jpg 

6. Louis II, Monte Carlo, Monaco

Stadion yang dimaksud adalah versi baru dari Stadion Louis II, yang dulu dibangun 1937. Stadion ini adalah relokasi stadion itersebut, dan diresmikan pada 1985. Stadion yang memiliki arsitektur khas Monaco ini, memiliki kapasitas tempat duduk untuk 200.000 orang, dan merupakan salah satu stadion yang paling nyaman di Eropa.

http://www.fussballtempel.net/uefa/FRA/LouisII4.jpg 

5. Maracana, Rio De Janeiro, Brazil

Semua orang Brazil nampaknya menyuaki sepakbola. Tak heran bila parlemen setempat membuat stadion dengan kapasitas 125.000 kursi ini. sayang, tempat itupun nampaknya masih harus diperluas. Stadion yang sengaja dibangun untuk kepentingan Piala Dunia 1950 ini, kewalahan menampung 200.000 fans dua kesebelasan yang bertanding pada Piala Dunia 1950 disana. Stadion bersejarah ini menghabiskan AS$40 juta untuk biaya renovasi.

http://sarkembe.files.wordpress.com/2010/05/hall_maracana.jpg 

4. San Siro, Milan, Italia

Di Itali, orang tak bisa memisahkan San Siro dari sepakbola. Rumah kesebelasan Inter Milan dan AC Milan ini, adalah satu dari sedikit tempat di Itali untuk olahraga. Stadion ini memiliki kapasitas 80.000 kursi dengan penataan cahaya yang luar biasa cantiknya. Disana terdapat VIP lounge dan bar khusus penggemar fanatik setempat.

http://www.zerozerofootball.com/img/estadios/125/13125_ori_giuseppe_meazza_san_siro_.jpg 

3. Stadio Olimpico, Rome, Italia

Italy suda dua kali menjadi penyelenggara Piala Dunia. Pertama, tahun 1934, Piala Dunia diselenggarakan di Stadio Del PFN, dan yang kedua, yakni final Piala Dunia 1990 di stadion ini. Stadion ini juga menjadi saksi sejarah gagalnya kesebelasan AS Roma meraih gengsi melalui finalti melawan Liverpool pada 1984. Pada Juni 2001, jutaan miliar dolar disuntikkan untuk renovasi stadion tersebut.

http://stadiums.football.co.uk/Images/Photos/Large/1599-0.jpg 

2. Azadi, Teheran, Iran

Dari namanya, Anda mungkin mengira Iran bukan tempat yang ideal untuk berbulan madu, padahal negara ini memiliki banyak tempat yang indah, termasuk stadion yang mampu menampung 100.000 penonton. Stadion ini pernah digunakan untuk Asian Games 1974.

http://www.riefki.com/wp-content/uploads/2010/04/Azadi-Stadium.jpg 

1. International Stadium Yokohama, Yokohama, Jepang

Tahun 2002 menjadi sejarah karena Piala Dunia, untuk pertama kali dilangsungkan di Asia, dan diselenggarakan oleh dua negara Asia sekaligus. Stadion yang dibangun dengan biaya 60 milar Yen ini mampu menampung 70.000 penonton. Keistimewaan stadion ini adalah diselimuti oleh rumput jepang yang hijau alami, yang dipelihara secara khusus. Stadion ini memiliki jaringan pipa air panas yang ditanam di bawahnya, atap yang bisa dibuka dan ditutup, dua layar raksasa, 824 lampu dan dilengkapi alat untuk mengurangi bayangan 

http://portal.nifty.com/2006/05/27/b/img/dome1.jpg 

Tapi untuk ane,ini yang terbaik dari sisi atmosfir supporternya....

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/5/5e/Gelora_Bung_Karno_Stadium,_Asia_Cup.jpg/800px-Gelora_Bung_Karno_Stadium,_Asia_Cup.jpg 

sumber:  kaskus.us

Inilah Rahasia Dibalik Kehebatan Kondisi Fisik Timnas Indonesia

Lima kali menang berturut-turut. Filipina yang digawangi pemain jebolan Eropa pun berhasil ditaklukkan dua kali. Padahal, dengan kondisi pemain yang “diduga” tidak dalam kondisi benar-benar fit, karena banyaknya pemain inti yang cedera.
http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/12/18/1020137p.jpg
Kekhawatiran para pengamat yang menduga kondisi timnas bakal menurun ternyata tidak terbukti. Firman Utina cs tetap beringas. Bahkan selama dua kali 45 menit, tim Merah Putih hampir mengurung Filipina setengah lapangan.
Sekali lagi, kerjasama yang solid antara pemain, tim pelatih, tim pendukung, tim sport science, tim medis, dan dukungan ratusan juta rakyat Indonesia kunci sukses penampilan timnas.
Dalam laga semifinal kedua, beberapa strategi sports science kembali diaplikasikan untuk mendongkrak performa timnas. Pertama adalah antisipasi strategis. Cara berpikir logis, bukan dugaan adalah cara yang dibutuhkan sebuah tim untuk memperoleh kemenangan.
Sejak awal pembuatan skenario program pelatihan, salah satu tujuan sport science adalah meningkatkan “secondary competency”. Artinya, memastikan atlet memiliki kecepatan, kekuatan, daya tahan dalam pertandingan dan kecepatan pemulihan yang tinggi.
Ini tidak bisa dilakukan dengan “pengalaman” atau “mudah-mudahan”. Harus menggunakan pendekatan ilmiah. Ketika tim sport science sudah membantu melakukan seleksi, maka pelatih sudah memiliki referensi pemain yang relatif bugar. Artinya, dengan “educated guess”, semua pemain akan sanggup mengikuti dan menyelesaikan musim pertandingan.
Beberapa hal kunci yang diterapkan di sport science adalah menggunakan teknik fisioterapi terkini dan teknik nutrisi yang menggunakan creatine dan glutamine. Plus, pada kasus Firman Utina, diberikan nutrisi tambahan berupa glucosamine dan chondroitine sehingga sendinya mendapat support nutrisi untuk pemulihan cepat.
Seharusnya, penggunaan glucosamine dilakukan oleh semua atlet sepakbola setiap hari untuk fungsi proteksi, mengingat benturan terhadap sendi yang besar, seperti sendi lutut dan pergelangan kaki. Secara umum, nutrisi yang disiapkan sudah sangat memadai untuk memulihkan kondisi pemain dengan cepat.


Manajemen cairan

Rahasia antisipasi strategis kedua adalah manajemen cairan. Kita tahu bahwa bahwa salah satu kelemahan fisik kita adalah stamina yang merosot di babak kedua khususnya nulai di menit 60-an. Fenomena ini klasik di Indonesia bahkan semua klub profesional. Anehnya, tidak seorang pun mencoba mencari ide apa yang terjadi.
Salah satu yang saya dapatkan adalah bahwa setiap pemain bola, dalam 90 menit pertandingan, akan kehilangan berat badannya sekitar 3 kg. Kehilangan ini pasti karena kehilangan cairan.

Dalam teori cairan, siapapun yang kehilangan berat badan sampai 3% maka kekuatan kontraksi otot akan berkurang sampai 10% dan kecepatan akan berkurang sampai 8%.
Kalau seorang pemain Indonesia dengan berat badan 65 kg, dan kehilangan berat badan 3 kg, maka kehilangan cairannya adalah sekitar 4%. Kalau rata-rata berat badan hilang 1,5 kg per 45 menit, maka kehilangan cairan sudah sampai 2%.

Tentunya Anda akan berkata, ”pemain kan minum?” Betul, tapi dalam keadaan panas tubuh tinggi, pusat rasa haus malah seolah diblok oleh otak.
Sehingga anehnya pemain malah minum tidak terlalu banyak. Malah berfokus pada mendinginkan badan. Paling banyak minum 500 cc. Artinya, pada saat mulai di babak kedua, pemain sudah masuk ke lapangan dalam kondisi dehidrasi.

Apa yang terjadi? 15 menit kemudian, stamina drop, kecepatan berkurang, dan satu lagi, akibat kehilangan cairan maka konsentrasi berkurang.
Itu sebabnya pemain sepakbola Indonesia sering kali mengalami kondisi ”salah umpan”, ”pemain malas”, ”kurang kerja sama di menit terakhir”, ”salah pengertian” adalah hal yang sangat lumrah terjadi.
Apa yang harus dilakukan? Menggunakan elektrolit secara sadar. Di dalam timnas sekarang disiapkan cairan elektrolit yang harus segera diminum saat pemain masuk ke ruang istirahat.

Kerja ini dibantu oleh dokter ahli gizi. Ketika meminum cairan elektrolit, pemain akan merasa haus, karena elektrolit menyebabkan rangsang pada pusat rasa haus di otak manusia. Sehingga pemain mau minum lagi.
Diusahakan agar pemain meminum 500 cc larutan elektrolit yang disambung dengan meminum 500 cc lagi air putih. Meminum 1 liter cairan artinya kondisi tubuh kembali mendekati normal. Karena itu kecepatan, akurasi, mental pemain relatif tetap terjadi di babak kedua. Pelatih kepala bisa memberi instruksi, pemain tetap segar
Terakhir, walau tidak diprogram oleh tim sport science, dukungan suporter sangatlah membantu kekuatan fisik pemain. Ini alamiah. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan kemampuan orang dalam melawan rasa sakit dan nyeri menjadi lebih tinggi dan lebih hebat ketika diberi dukungan dan sorakan.
Pemain nasional saat ini sangat menyadari dukungan tersebut dan menjadi sangat istimewa ketika Presiden ikut nonton sampai dua kali. Jiwa mereka tersentuh oleh kedahsyatan rasa cinta masyarakat yang tidak pernah mereka lihat sebelumnya. Berebutan beli karcis, melakukan sorakan dan tarian di gelora, dan lainnya.
Ketika sudah sampai di tahap ini, para pemain sudah masuk ke dalam kondisi ”trans”, yakni kondisi seperti terhipnotis. Mereka mengabaikan semua rasa sakit yang menimpa tubuh mereka.

Kalau sampai ada pemain yang jatuh, itu karena ototnya memang sudah cedera dan tidak bisa digerakkan. Akan tetapi bila dilakukan terapi, dan otot bisa digerakkan, pemain biasanya akan berusaha bangkit.
Sekali lagi, sampai di semifinal kedua piala AFF, terbukti sudah, super team lebih baik dari kumpulan superman.

Sumber :
dr Phaidon Lumban Toruan, Sports Scientist di Badan Tim Nasional - health.kompas.com

Tuesday, December 21, 2010

Malaysia Remehkan Pertahanan Indonesia !!!

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1079402.jpg

Jelang leg pertama final Piala AFF 2010, striker tim nasional Malaysia, Safee Sali, mengaku siap mengacak-acak lini belakang Indoneisa yang dinilainya lemah.

Jelang leg pertama final Piala AFF 2010, striker tim nasional Malaysia, Safee Sali, mengaku siap mengacak-acak lini belakang Indoneisa yang dinilainya lemah.
Media setempat bernama Malaysia Utusan Online, tadi malam (21/12/2010 melansir ucapan Safee bahwa barisan belakang skuad arahan Alfred Riedl mudah ditembus, meski tetap mengakui Tim Merah Putih punya daua gedor mematikan. Inilah peluang terbaik untuk balas dendam. Kekalahan 1-5 pada babak penyisihan Grup A sudah banyak kami pelajari. Kini, kita bertekad untuk bangkit membenamkan Indonesia dan memenangkan turnamen," katanya pada Antara. Safee, yang mencetak dua gol ke gawang Vietnam, mengaku tidak dalam posisi tertekan dan siap mewujudkan keinginan fans, yaitu kembali membobol gawang lawan di final nanti. Selain itu, penyerang klub Selangor itu juga mengaku tak ada kelemahan yang menonjol dalam Timnas Malaysia. Satu-satunya hal yang menurutnya kurang yaitu bola mati.




sumber :http://www.inilah.com/read/detail/1079402/malaysia-remehkan-pertahanan-indonesia

Monday, December 20, 2010

Nobar Timnas di Sydney

Semifinal Piala AFF antara Indonesia vs Filipina tidak hanya disaksikan jutaan WNI di tanah air, tetapi juga disaksikan WNI yang tengah mengadu nasib di negeri orang. Seperti di KJRI Sydney yang melakukan nobar pertandingan tersebut.
GB
Tidak main-main, nonton bareng kali ini terasa sangat istimewa dengan hadirnya Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Ir. Jero Wacik, dan Konjen RI Sydney, Gary R.M. Jusuf. (KJRI Sydney)
GB

Nobar itu diikuti sekitar 50 orang. Mereka tampak antusias. (KJRI Sydney)
GB
Tidak hanya masyarakat Indonesia di Sydney, nonton bareng menjadi lebih meriah dengan hadirnya siswa-siswi dan guru dari SMAN 28 Jakarta dan SMA Latanza yang hadir di Sydney setelah mengikuti kompetisi Robotik di Gold Coast, Australia, 14-18 Desember 2010. (KJRI Sydney)



GB
Walaupun pertandingan selalu dimulai tengah malam (pukul 11 malam) waktu Sydney, tidak mengurangi animo masyarakat untuk datang ke KJRI guna mendukung perjuangan timnas Indonesia menuju final Piala AFF. (KJRI Sydney)



sumber :http://foto.detik.com/readfoto/2010/12/21/092905/1529415/464/1/nobar-timnas-di-sydney

Pemain Filipina, Mulutnya Bau





Liat ga kelakuan M.Ridwan kemarin pas menit2 terakhir pertandingan? Bustomi protes karena pemain Filipina ngelakuin pelanggaran, eh malah Bustomi dikartu ama wasit. Terjadi adu mulut dan M.Ridwan nimbrung, cek cok ama pemain Filipina dan ntah apakah pemain Filipina lupa sikat gigi ato gimana, M.Ridwan nutup hidung di hadapan pemain Filipina yang lagi cingcong.........

source: kaskus.us