Showing posts with label CERITA/ KISAH. Show all posts
Showing posts with label CERITA/ KISAH. Show all posts

Friday, March 25, 2011

25 Maret 1975 : Pembunuhan Raja Arab Saudi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_-4GHWI6RBX03pftzBWCFN_o0ytPKiaAw2c1CTg0uIXVp38ZL3naTgc8Sz1IrReCTLEf4z3rGvokunVrGRLZWAexTNMVCimBhoHbZT8bb5P_GLTRvyXp5khPX6OiaFqoVF5hDmvSg0LY/s400/KingFaisalImage02.jpghttp://media.vivanews.com/thumbs2/2009/03/25/68028_raja_faisal_300_225.jpg



Raja Faisal terluka parah ketika Pangeran Musaed
menembakkan tiga peluru dari jarak dekat





Pada 36 tahun silam, Raja Arab Saudi, Faisal bin Abdul-Aziz Al Saud, tewas setelah ditembak keponakannya, Pangeran Faisal Ibnu Musaed di Ibukota Riyadh. Transfusi darah dan pemompaan jantung yang dilakukan tim dokter gagal menyelamatkan nyawa Raja Faisal.

Menurut stasiun berita BBC, Raja Faisal terluka parah ketika Pangeran Musaed menembakkan tiga peluru dari jarak dekat dalam suatu audiensi kerajaan.

Berdasarkan keterangan para saksi, sebelum menembak Pangeran Musaed menunggu kedatangan Raja Faisal di koridor sambil bercakap-cakap dengan sejumlah delegasi Kuwait.


http://www.wired.com/images/article/full/2008/10/king_faisal_300px.jpg


Saat bertemu, Raja Faisal membungkuk untuk mencium keponakannya itu. Namun Pangeran Musaed menarik sebuah pistol keluar dan menembak pamannya dari bawah dagu dan di telinga.

Seorang pengawal langsung memukul Musaed dengan pedang. Saksi mengatakan melihat menteri minyak Sheikh Yamani meminta pengawal itu untuk tidak membunuh si pangeran.

Kemenakan raja itu lalu ditahan dan diinterogasi mengenai pembunuhan itu. Para dokter dan psikiatris sepakat bahwa Pangeran Musaed menderita ketidakseimbangan mental.

Setelah upaya pembunuhan itu, Riyadh ditutup selama tiga hari sebagai tanda duka cita. Saudara Raja Faisal, Khalid ditunjuk keluarga kerajaan untuk jadi pengganti.• VIVAnews


http://iwandahnial.files.wordpress.com/2009/03/faisal-101.jpg?w=510&h=340



BIOGRAFI RAJA FAISAL ARAB SAUDI


Faisal bin 'Abd al 'Aziz Al Sa'ud (1906-25 Maret 1975) (bahasa Arab: فيصل بن عبدالعزيز آل سعود) adalah Raja Arab Saudi yang menjabat mulai tahun 1964 hingga tahun 1975.
Raja Faisal lahir di Riyadh dan merupakan anak keempat Raja Abdul Aziz Al Saud. Raja Faisal memerintah sekumpulan laskar dan berhasil memenangkan pertempuran di Hijaz. Oleh karena itu, ia dilantik menjadi Gubernur Hijaz pada tahun berikutnya. Setelah Arab Saudi didirikan, dia diberi jabatan Menteri Luar Negeri Arab Saudi pada tahun 1932.
Setelah resolusi PBB mengenai pemecahan Palestina dan pendirian Israel, Pangeran Faisal (masih belum menjadi raja) mendesak ayahandanya supaya memutuskan hubungan dengan Amerika Serikat, tetapi desakannya itu ditolak. Selepas skandal keuangan Raja Saud, Pangeran Faisal dilantik menjadi pemerintah sementara. Pada tanggal 2 November 1964, ia dilantik menjadi raja setelah Raja Saud di usir keluar dari Arab Saudi ke Yunani.
Raja Faisal melakukan banyak reformasi sewaktu menjadi raja, diantaranya adalah memperbolehkan anak-anak perempuan bersekolah, televisi, dan sebagainya. Usahanya ini mendapat tentangan dari berbagai pihak karena perkara-perkara ini dianggap bertentangan dengan Islam. Ia berasa amat kecewa saat Israel memenangkan Perang Enam Hari pada tahun 1967.
Pada tahun 1973, Raja Faisal memulai suatu program yang bertujuan untuk memajukan kekuatan tentara Arab Saudi. Pada tanggal 17 Oktober 1973, ia menghentikan ekspor minyak Arab Saudi ke Amerika Serikat yang menyebabkan harga minyak di Amerika Serikat melambung tinggi. Hal ini dilakukan untuk mendesak Amerika Serikat agar menekan Israel keluar dari wilayah Palestina.

http://www.corbisimages.com/images/67/5759BB0A-513E-4FA9-8B76-963CA1F03174/HU042866.jpg

Pada tanggal 25 Maret 1975, Raja Faisal ditembak mati oleh anak adiknya, yaitu Faisal bin Musad. Menurut spekulasi yang merebak, ia ingin membalaskan dendam atas kematian saudaranya akibat perbuatan pasukan keamanan pada tahun 1965. Walaupun sempat dicurigai adanya teori konspirasi, tetapi penyelidikan membuktikan bahwa Pangeran Faisal bin Musad bertindak sendirian.
Pangeran Musad menyamar sebagai seorang delegasi Kuwait yang menunggu untuk bertemu dengan Raja Faisal. Saat Raja Faisal berjalan ke arahnya untuk menyambut, Pangeran Faisal bin Musad mengeluarkan sepucuk pistol dan kemudian menembakkannya ke tubuh Raja Faisal sebanyak tiga kali.
Pangeran Faisal bin Musad lalu ditangkap, tetapi ternyata dinyatakan tidak waras. Ia kemudian didakwa bersalah dan dipancung di depan umum di Riyadh. Adapun kedudukan Raja Faisal digantikan oleh adiknya, Pangeran Khalid.






http://www.corbisimages.com/images/67/FD0D60FF-9F56-4AAE-925E-1AD9BACF7B1B/HU031715.jpg



sumber :http://dunia.vivanews.com/news/read/211329-pembunuhan-raja-arab-saudi

Thursday, March 24, 2011

Misteri Fenomena Doppelganger, Kembaran yang Misterius

apakah kita memiliki kembaran di dunia ini? Apakah kita dapat berada di dua tempat pada saat yang sama? Dalam sejarah, ada banyak catatan mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger.

Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker". Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya menyertai setiap manusia di bumi ini.

Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih hidup.

Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya sendiri sebelum meninggal.

Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691, ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat Skotlandia dan Irlandia.

Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca museum.

Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr. Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama Mrs. Salmon.

Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan.

Ia berjalan melewati pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah hilang.

Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang melihat ia meninggalkan ruang tersebut.

Kaget dan kuatir, mereka mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr. Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat tidurnya sejak pagi.

Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln.

Diceritakan bahwa saat Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya. Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.

Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang terakhir kalinya.

Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan keduanya.

Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa jabatan keduanya.

Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak kedua Baron Von Guldenstubbe.

Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 3 tahun, ia menghadiri sekolah von Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee.

Walaupun Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang di hadapan para murid.

Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya. Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas tersebut.

Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari jendela oleh para murid.

Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut menghilang secara perlahan.

Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya berubah menjadi pucat pasi.

Doppelganger dan Budaya
Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll (makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.

Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan diri.

Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang manusia.

Teori Dr.Peter Brugger
Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital, mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut Dr.Brugger adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang.

Dalam kasus Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan, melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan berada diluar kendalinya.

Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami luka atau tumor.

Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.

Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September 2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa, Swiss.

Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak pasien.

Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di otak kirinya.

Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.

Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau paranoia.

Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott dan Ms.Sagee.

Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan

sumber

Saturday, March 19, 2011

Anjing yang Menuntun Orang Buta sekaligus Anjingnya yang Buta



Anjing memang kawan setia manusia dan kesetiaannya tidak perlu diragukan lagi. Adalah seorang buta bernama Graham Waspe yang segala kegiatannnya,  khususnya di luar rumah sangat tergantung pada Edward, anjing kesayangannya.
Anjing memang kawan setia manusia dan kesetiaannya tidak perlu diragukan lagi. Adalah seorang buta bernama Graham Waspe yang segala kegiatannnya,  khususnya di luar rumah di Stowmarket, Suffolk, Inggris, sangat tergantung pada Edward, anjing kesayangannya yang sudah menjadi penuntunnya selama 6 tahun terakhir.

Edward -  Graham Waspe - Opa

“Edward adalah anjing yang sangat terlatih. Dia adalah mata saya dan dia bisa membaca pikiran saya,” Graham merasa sangat beruntung memiliki Edward. “Serasa memiliki alat GPS dengan kontrol suara otomatis; tinggal bilang ‘pasar’, Edward akan membawamu ke pasar.”

Namun perjalanan pasangan ini harus terhenti setelah tim dokter hewan memvonis Edward terkena katarak ganas dan mereka harus ‘mengambil’ kedua bola matanya.

The End! Sad ending! Akhir cerita, baik Graham maupun mantan penuntunnya, Edward hanya bisa terkurung di dalam rumah. Sementara, Sandra sang istri tidak bisa mengajaknya keluar setiap saat.


Namun ini tidak berlangsung lama, Penuntun baru telah datang.

Graham baru saja dikirimi seekor anjing baru bernama Opa, lebih muda dan lebih gesit tentunya. “Opal dan saya sudah semakin dekat. Dia sama pintarnya dengan Edward. Saya malah tidak menemukan perbedaan di antara mereka berdua.”

 


Atas jasa-jasanya terhadap keluarga ini, Edward diijinkan untuk tetap tinggal bersama dan mengikuti kegiatan rutin yang dahulu pernah dilakukan bersama Graham. Hanya saja, tugas sebagai penuntun sudah diambil alih oleh Opal, anjing yang menuntun tuannya yang buta sekaligus anjingnya yang buta.

Sumber :
dhanish.blogspot.com

Cerita Motivasi Dari Seekor Tikus


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaVCeyVCYL9ZZypd_cBVfMwWgKu_d6l_wWdgDZsrEuCdI3NDvQ8OOP5DpC2nY-t5FnI8iy7fS040Qr6VZlhIwUA7DBz3H2m18FRw6DikdDKbxbgJRlCVYegz6_uwZ5pYdLZ7vy9WZV4jg/s1600/tikus.jpg

Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam.
Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaVCeyVCYL9ZZypd_cBVfMwWgKu_d6l_wWdgDZsrEuCdI3NDvQ8OOP5DpC2nY-t5FnI8iy7fS040Qr6VZlhIwUA7DBz3H2m18FRw6DikdDKbxbgJRlCVYegz6_uwZ5pYdLZ7vy9WZV4jg/s1600/tikus.jpg

"Hmmm...makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"

Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak

"Ada Perangkap Tikus di rumah!!! Di rumah sekarang ada perangkap tikus!!"

Ia mendatangi ayam dan berteriak
"Ada perangkap tikus"

Sang Ayam berkata
"Tuan Tikus..., Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku"

Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Lalu sang Kambing pun berkata
"Aku turut bersimpati.. . tapi maaf, tidak ada yang bisa aku lakukan"

Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama.
"Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali"

Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata
"Ahhh...Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"

Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEikO-w3dbzrgZAbhoW3uAQ5BMBIF9mg0DN6WZ7mT7ca-UhLs8XUAZmssNQRB46aX7Cd3N-fYSowEgIP2U4Zc3REigq0yrdb2C6WTDOE09f8qFj8YskLvsNgTNlZNH_pP2CzxX43YsH_Adw/s320/farmscene.gif

Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya yang berbunyi. Menandakan perangkapnya telah memakan korban.

Namun ketika melihat perangkap tikusnya, seekor ular berbisa telah terjebak di sana. Ekor ular yang terjepit membuatnya semakin ganas dan menyerang istri si Petani. Walaupun sang Suami berhasil membunuh ular tersebut, namun sang istri sempat tergigit dan teracuni oleh bisa ular tersebut.

Setelah beberapa hari di rumah sakit, sang istri sudah diperbolehkan pulang. Namun selang beberapa hari kemudian demam tinggi yang tak turun-turun juga. Atas saran kerabatnya, ia membuatkan isterinya sup ayam untuk menurunkan demamnya.

Semakin hari bukannya semakin sembuh, justru semakin tinggi demam isterinya. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk diambil hatinya.

Masih! Istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia.

Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga ia harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.

Dari kejauhan sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi di rumah itu.

Nilai-nilai yang bisa kita ambil dari kisah di atas, suatu ketika Anda mendengar seseorang sedang dalam kesulitan atau masalah dan Anda mengira itu bukan urusan Anda, maka pikirkanlah sekali lagi.

Sumber :
sourceflame.blogspot.com

Friday, March 18, 2011

Seorang profesor mengklaim menemukan petunjuk lokasi harta karun suku Maya


Kita selalu takjub dengan petualangan memburu harta karun seperti yang digambarkan dalam film Indiana Jones atau National Treasure. Tetapi bagi Joachim Rittsteig, petualangan yang sesungguhnya baru akan dimulai karena ia mengklaim telah berhasil menemukan sebuah petunjuk yang mengarah kepada lokasi harta karun suku Maya. Ia menemukan petunjuk itu di dalam Dresden Codex yang telah berusia ratusan tahun.

Perlu dicatat kalau Joachim bukanlah seorang pengkhayal yang terlalu banyak menonton film petualangan. Ia adalah seorang profesor Emeritus di universitas Dresden yang telah mempelajari kebudayaan suku Maya selama 40 tahun. Ia juga ahli bahasa suku Maya dan salah satu objek penelitiannya adalah Dresden Codex yang berisi catatan-catatan mengenai kebudayaan suku Maya.

Joachim percaya kalau pada Codex itu tersembunyi harta karun berupa emas murni seberat 8 ton. Bukan itu saja, Joachim mengklaim mengetahui lokasi persembunyian harta tersebut, yaitu di dasar danau Izabal.

Dresden Codex atau Codex Dresdensis sendiri adalah satu dari empat dokumen utama yang masih tersisa dari kebudayaan Maya. Dokumen ini pertama kali ditulis oleh para pendeta suku Maya pada tahun 1250 Masehi. Dokumen ini memiliki 74 halaman dengan 74 hieroglyps yang berbeda. Jika direntangkan, panjangnya mencapai 3,56 meter. Para ahli percaya kalau dokumen ini adalah dokumen tertua yang pernah ditulis di benua Amerika.
Dresden codex ditulis diatas kertas yang terbuat dari batang pohon ara dan ditulis oleh delapan penulis yang memiliki gaya tulisan yang berbeda-beda. Masing-masing dari mereka juga membahas subjek yang berbeda pula.

Ada bahasan mengenai astronomi yang memuat tabel Venus dan Bulan dengan akurasi yang luar biasa. Tabel bulan itu memiliki interval yang berkolerasi dengan gerhana. Sedangkan tabel Venus berkorelasi dengan pergerakan planet itu di angkasa.

Di dalamnya juga ada almanak, tabel astrologi, informasi mengenai musim-musim, banjir, penyakit, pengobatan, referensi keagamaan dan saran mengenai waktu bercocok tanam.

Selain itu, codex ini jugalah yang dianggap banyak orang telah memprediksikan kehancuran bumi pada tahun 2012 karena pada bagian akhirnya diceritakan mengenai bumi yang tenggelam oleh air yang keluar dari mulut naga.
Pertama kali Codex ini dikenal masyarakat luas adalah pada tahun 1739 ketika Johann Christian Gotze, direktur Royal Library di Dresden, membelinya dari kolektor pribadi di Wina, Austria. Bagaimana awalnya Codex itu bisa berada di Wina tidak diketahui dengan pasti. Namun ada spekulasi yang menyebutkan kalau Codex itu mungkin telah dihadiahkan oleh Hernando Cortes kepada Charles I, Raja Spanyol pada waktu itu.

Seperti yang kita ketahui, Hernando Cortes adalah penakluk Spanyol yang berhasil menguasai sebagian besar wilayah Mexico pada awal abad ke-16, termasuk kerajaan Aztec yang berhasil dilumpuhkannya pada tahun 1521.

Setelah diperoleh oleh Gotze, pada tahun 1744, Codex itu diberikan kepada Royal Library di Dresden yang kemudian memamerkannya untuk pertama kali pada tahun 1848.

Pada perang dunia II, codex itu mengalami kerusakan serius akibat pengeboman. Dua belas halamannya rusak dan bagian-bagian lainnya hancur. Namun, usaha restorasi yang terus menerus berhasil memulihkannya sehingga bisa dipelajari hingga kini.
Siapa sangka, dokumen yang awalnya hanya dianggap bernilai sejarah ini ternyata mengandung petunjuk mengenai harta karun yang sangat berharga.

"Codex Dresden memiliki petunjuk yang mengarah kepada delapan ton emas murni." Kata Joachim Rittsteig.

Dengan disponsori oleh surat kabar Bild dari Jerman, Ia telah menyiapkan sebuah ekspedisi menuju danau Izabal, tempat yang dipercayainya menyimpan harta karun tersebut.

Joachim Rittsteig
Menurut Rittsteig, halaman 52 pada codex tersebut menyebutkan mengenai sebuah kota suku Maya yang bernama Atlan yang hancur oleh gempa bumi pada tanggal 30 Oktober tahun 666 sebelum Masehi. Di kota ini, mereka menyimpan 2.156 batangan emas yang dipermukaannya terukir hukum-hukum suku Maya.

Ketika kota itu hancur oleh gempa, emas-emas itu ikut tenggelam ke dalam danau Izabal yang berada di timur Guetamala.

Citra Satelit danau Izabal
Rittsteig mengklaim telah berhasil menemukan reruntuhan kota Atlan dengan citra radar yang diambil di daerah tersebut.

Ia memperkirakan kalau seluruh batangan emas itu bernilai sekitar 290 juta dolar Amerika. Ini jumlah yang sangat besar, bahkan untuk ukuran saat ini. Jika harta ini ditemukan, dipastikan kalau nilai sejarahnya akan jauh lebih berharga dibanding nilai materinya.

Selain masalah harta, ada satu hal lagi yang menarik dari perkataan Rittsteig. Kalian mungkin memperhatikan kalau nama kota suku Maya yang hancur oleh gempa bumi tersebut adalah Atlan.

Teringat dengan sesuatu?

Ya, Atlantis yang juga hancur oleh gempa bumi sekitar tahun 10.000 sebelum Masehi. Tentu saja yang membedakan kedua kota itu adalah rentang waktu kehancuran yang sangat jauh, hampir 9.000 tahun.

Jika kita tidak bisa menemukan Atlantis yang misterius itu, mungkin kita masih bisa menemukan kota Atlan yang penuh dengan batangan emas. Dan saya kira itu pun akan menjadi sesuatu yang sangat menarik.

Jadi, kita menunggu kabar darimu Prof. Rittsteig!

sumber

Thursday, February 17, 2011

10 bekas rumah sakit jiwa menyeramkan yang ditutup di Inggris


Banyak rumah sakit jiwa modern yang menggantikan UU lama rumah sakit jiwa - ditutup pada akhir abad ke-20 setelah Britania menghilangkan kebijakan mengisolasi orang yang menderita penyakit mental di lembaga-lembaga aman .
sebuah transisi yang ditandai oleh Care in the Community Undang-undang 1980.
Kami telah mengambil sebuah ekspedisi untuk menunjukkan Anda sepuluh rumah sakit jiwa yang telah ditutup di Inggris. ini benar benar menarik gan....

Whittingham Asylum
Dibangun pada tahun 1869 dari desain Henry Littler, pada tahun 1939 dan bangunan utamanya 3.533 lampiran ditempati 548 pasien dan staf. Dengan peternakan sendiri, pertukaran telepon, kantor pos, waduk, gas bekerja, orkestra, kuningan band, tukang daging dan tempat pembuatan bir - ditambah dengan stasiun kereta api - Whittingham adalah teladan yang mandiri suaka. Ini juga memelopori penggunaan EEG, rekaman aktivitas listrik otak.

Militer mengambil alih rumah sakit jiwa selama Perang Dunia I dan II, sebelum lembaga-lembaga besar seperti Whittingham jatuh dari demi dengan UU Kesehatan Mental tahun 1960. Tuduhan penganiayaan terhadap pasien di Whittingham juga menyebabkan penyelidikan umum dan staf yang dipecat. Pasien diberi terapi baru dan pindah selama 70-an dan '80-an, dan rumah sakit itu di terakhir ditutup pada tahun 1995. Sejak itu, situs besar ini telah terbengkalai dan dalam keadaan yang buruk rusak, satu bagian sudah diratakan, dan rencana sedang dilakukan untuk pembangunan kembali.
Hellingly Asylum

Jika rumah sakit jiwa yang di tinggalkan dipandang sebagai tempat menyeramkan,maka nama-nama seperti Asylum Hellingly tidak jauh berbeda. Di atas bukit yang menghadap ke pedesaan Sussex Timur terdapat sisa-sisa rumah sakit jiwa besar.Dibangun oleh GT Hine, salah satu arsitek suaka terhormat pada masanya, Hellingly membuka pintunya pada tahun 1903, dan merupakan contoh utama dari 'isolasi bagus', bahkan memiliki sendiri trem dan kereta api.

Sampai baru-baru ini Hellingly mempertahankan rasa isolasinya tapi sayangnya saat ini sedang dihancurkan oleh kontraktor, siap menjadi rata dengan tanah. Sebagian besar bangunan Hellingly ditutup pada 1994, setelah itu tumbuh semakin tak terururs dan hancur oleh serangan pengacau, apalagi pembakaran.
Denbigh Asylum

Denbigh Asylum di North Wales menawarkan kemegahan, bahkan menakutkan dunia luar dengan kemegahannya, namun di dalamnya terlihat membusuk. Dibangun antara 1846 dan 1848 dari rencana yang disusun oleh Thomas Fulljames, contoh perintis ini Victoria awal dibangun arsitektur suaka karena kondisi mengerikan yang dihadapi oleh orang orang Welsh dengan masalah kesehatan mental.

Denbigh awalnya hanya menampung 200 pasien, tetapi untuk mengurangi kepadatan penduduk itu kemudian diperluas, mencapai puncaknya kapasitas 1.500 pada tahun 1956.Denbigh akhirnya ditutup pada tahun 1995, dan lantai duanya telah dikelilingi oleh akar pepohonan, tanah yang awalnya disumbangkan oleh pemilik tanah lokal - ini diserahkan kepada kehancuran. Pengrusakan manusia berperan besar dalam kematian Denbigh, dengan kamar mesin dijarahi dan hancur berkeping-keping. Sementara itu, kerusakan oleh alam juga ikut berperan, sehingga bagian lantai telah hancur bahkan sulit untuk dilalui. Ironisnya, yang paling utuh bagian dari Denbigh adalah kamar mayat.
St Mary’s Asylum

Rapuh tapi belum hancur, St Mary's Asylum di Northumberland terletak di lokasi yang terisolasi namun dengan beberapa rute akses ke kapel, tempat tinggal pengawas dan pintu masuk utama. Arrow rencana yang ringkas adalah karya GT Hine, dan tidak berbeda arsitek yang sama yang dirancang untuk Hellingly. Dibuka pada tahun 1914, St Mary's itu segera disita selama Perang Dunia I, kemudian, setelah modifikasi dari isolasi rumah sakit untuk membentuk sebuah sanatorium untuk pasien TB, digunakan kembali selama Perang Dunia II.

Meskipun berbagai usulan untuk pembangunan kembali St Mary's,lantai 2 gedung tetap terlihat dalam kondisi yang sangat baik, mungkin karena lokasi terpencil, meskipun rumah boiler cerobong asap telah runtuh karena kegagalan struktural dan pondok-pondok medis darurat dihancurkan sebelum penutupan rumah sakit pada tahun 1995. Sebagian besar peralatan kini telah diambil dari dalam,namun tidak semua,masih tersisa beberapa.
West Park Asylum

West Park Asylum menampung sampai 2000 pasien kelas campuran dan sangat dibutuhkan untuk menjadi besar, dengan dapur besar dan luas rumah-rumah dan tanaman boiler kamar. Namun pada pertengahan tahun 90-an rumah sakit terbengkalai dan pada tahun 2003 ditutup. Beberapa luar tetap tetap digunakan, tetapi sekarang Taman Barat sangat terbengkalai, bangunan yang mengesankan perlahan-lahan mengalami penghancuran. Yang menarik,para penjelajah kota mengatakan seolah-olah dapat melihat pasien disana,karena barang-barang masih berserakan di sekitar ruangan,peralatan rumah sakit seperti tempat tidur dan peralatan yang lainnya, bahkan sebuah sel yang masih berbantal.
High Royds Asylum

Dibuka pada tahun 1888 sebagai Pauper Riding Barat Lunatic Asylum, Royds Tinggi dirancang oleh J. Vickers-Edwards dan dapat dikatakan sebagai contoh terbaik gedung tata letak yang luas. seperti Hellingly Asylum dan West Park, High Royds Asylum juga mempunyai perpustakaan, bedah, tukang daging, susu, penjahit, toko manisan, tukang roti dan tukang sepatu - dan juga sistem kereta api sendiri - dan pada satu tahap rumah bisa sampai 1.300 pasien. Hari ini masih terasa kekuatan dari High Royds 'suara pasien masa lalu masih sering kali hadir,walaupun kenyataanya telah meninggal.
Severalls Asylum


Meskipun tentu tidak satu-satunya, Severalls adalah psikiater rumah sakit jiwa di mana bebas untuk bereksperimen pada perawatan pasien yang menggunakan sekarang dianggap tidak manusiawi - seperti terapi elektro-kejang dan frontal Lobotomi - sebelum reformasi diperkenalkan di tahun '60-an. Saat ini, dengan bangunan-bangunan telah menderita serangan vandalisme dan kebakaran, yang berdampak hangusnya aula utama pada tahun 2007, namun orang masih tertarik pada sisa-sisa Severalls 'masa lalu - termasuk sisa peralatan medis dan tubuh berisi lemari pendingin kamar mayat
Deva Asylum



Di lapangan yang masih-di-gunakan Countess of Chester Hospital adalah sebuah permata ditinggalkan di Asylum Deva. Dibuka pada 1829, itu awalnya dirancang oleh William Cole Jr ke rumah sampai dengan 500 pasien, tetapi selama bertahun-tahun diperluas dengan lampiran baru sampai akhirnya bisa menahan lebih dari 1.500. Rumah sakit jiwa akhirnya ditutup pada tahun 2005 dan sejak itu telah kosong dan lain terkena kekuatan alam. Namun meskipun ini, beberapa bagian tampak seolah-olah mereka masih digunakan - jika itu adalah Anda mengabaikan pasien log dibuang..

Meskipun benar-benar terbengkalai, Deva yang indah diawetkan. Bagian-bagian tertentu bahkan dikatakan memiliki kekuasaan dan kucuran air, sementara ruang sempit, laboratorium dan farmasi berada dalam kondisi baik. Fitur penting lainnya termasuk ruangan bahaya yang legendaris dicat sebagai karya seni beberapa tahun yang lalu, sel pengasingan keamanan yang tinggi, dan kursi dokter gigi utuh tersimpan jauh di dalam sebuah terowongan. Pembusukan secara alami lama hadir dalam koridor dan batu ubin tangga spiral, tapi Deva juga memiliki kualitas tak tersentuh.
St John’s Asylum



Dibuka pada tahun 1852 berdasarkan desain oleh John R. Hamilton, rumah sakit ini awalnya dibangun untuk 250 tahanan, tetapi kemudian diperbesar pada tanggal. Penghuni awal kadang-kadang disebut sebagai 'pengunjung', walaupun mereka di perintah untuk menanam sayuran di taman dan membuang sampah dengan benar, mereka juga pasti menjadi sasaran tahanan yang tersiksa atau apapun itu namanya.

St John ditutup pada tahun 1989 dan dibeli oleh pengembang yang telah dikonversi setengah, tapi gedung-gedung suaka utama adalah lantai dua dan tidak dapat dihancurkan. Interior, bagaimanapun, adalah lebih dari sebuah sel tahanan. Hampir setiap kamar kosong tidak ada apa apa, meskipun tangga yang berbentuk Y terlihat menarik, demikian juga sel-sel yang sangat sempit yang berjajar panjang, koridor tandus. Dasar St John's sebelumnya adalah kuburan mereka sendiri bersama-sama dengan kapel dan kamar mayat,namun sekarang tidak lagi,sudah di pindahkan.

Cane Hill Asylum



Berbeda dengan yang lainnya,Cane Hill Asylum memiliki kapel dan menara air, Cane Hill Asylum di Croydon, Greater London sekarang terletak benar-benar rata. Namun, ada waktu ketika boiler rumah, kamar mayat dan terowongan - semua diatur dalam hektar hutan yang subur - yang legendaris untuk mereka yang tertarik dengan meninggalkan tempat-tempat di Inggris. Serangan pembakaran dibarengi dengan kerusakan struktur dari unsur-unsur mengambil berat tol, dan pembongkaran dimulai pada bulan Juli 2001 - penurunan menyedihkan bagi rumah sakit yang dibuka pada tahun 1883 ditempatkan pada puncaknya mencapai 2.000 pasien.

Bangunan utama Cane Hill dirancang oleh Charles Henry Howell dan rumah sakit diberi moto Latin yang menterjemahkan: "Aku memberi pertolongan kepada pikiran bermasalah '. Apakah itu tidak atau tidak, dalam hari Cane Hill diadakan sebagai contoh untuk pengobatan penderita penyakit mental. Victoria memaksakan suaka ini sebagian besar tetap tak tersentuh hingga '60-an ketika Menteri Kesehatan Enoch Powell menyerukan penutupan rumah sakit jiwa. Pada 1991, ia telah menutup semua namun unit aman dan sangat kurang dimanfaatkan oleh waktu itu ditutup pada tahun 2008.

sumber: kaskus.us